My daiLy THiNgs

this is about wha' happened in my simple daily life

My Photo
Name:
Location: jakarta, Indonesia

easy going person, love to laugh and love to be loving:) always

Thursday, October 19, 2006


Last night Indri came to my house and show me many things that she bought from BP. A lot of disc Maria'she said'. Well..non, if this lately I'am not need a lot of money I'll hunting and buy many things for this Lebaran, but sadly I need a looooootttt of money, and it mean that I can't spend money for those kind of things..hiks!!!

Talking about money, there is a word that money can buy anything!!love, happines and everything. I think that's not true. Yes, money can buy a house, a car, a love(-not real love). But money can't buy happines, fillfulness and feel being loving.
Remind me about my hubby salary, and compare with my new friend salary whose working in diff company, bigger then my hubby got!!!they have the same education, maybe same level univ but my friend has a better salary then my hubby, well...if seeing that, I feel not happy, but..BUT again, talking about money and not feel blessing with it is a usual thing. I feel blessing for my hubby and his salary(no matter how much he has got). Money, no matter how much we've got, depend on how we manage it.But not feel hyprokrit(moga2 bener nih-artinya munafik)that we will feel happier if we have enough money for anything, but money is not everything, Deal with me????

coba bikin tulisan in english, siapapun temans yang baca, kalau ada grammar atau tulisan yang salah, please tolong d benerin ya=), ga tau nih..lagi jayus aja!!!

Tuesday, October 17, 2006

pengen nulis lagi..karena ada kejadian yang sangat touching!!!

ada siswa di skul aku yang nama initialnya K, anak yang manis, mandiri. haya saja baru saja dia mengalami 'musibah', kalau memang hal itu bisa d sebut musibah. Dia punya masalah dengan temannya dan berakhir dengan temannya yang meninju mukanya. memar.

Prosedur di skul ini adalah i have to call his parent and give notice to headmaster. Masalahnya K ini gak mau memperpanjang masalah. Alhasil, dengan ketar ketir i made a deal with him. I called his parent and tell the story just like what K wants me to tell to his Father. And just like his said, His father talked many thing include students attitude in this skul, c'mon pap...it wasn't my prob. and Alhasil aku juga gak ngasih tau headmaster karena K gak mau kepsek tau masalh ini, this is my own prob'gt kata dia!!!

Setelah semua selesai, dia curhat kalau lagi ada masalah ma papanya, dia ngerasa papanya gak sayang lagi sama dia, and his step mother malah bikin masalah tambah ruwet. I feel so sorry for him. Dia anak yang baik, i know that, dengan kepribadian yang bagus..aku bilang sama dia, mungkin his papa lagi stress di tempat kerjaan dan sometimes orangtua lupa agar tidak membawa masalah k rumah, dan u know what K said, aku gak mau jadi pelampiasan...duhhh trenyuhnya...hal ini remind me as a parent, kadang aku suka lupa juga kalau anak adalah pribadi tersendiri, kadang sebagai orang tua kita mengganggap mereka beban dan bukan suatu hadiah atau tanggung jawab yang harus d jalani, coz sometimes hal ini juga aku lakuakn pada Ningrum, my beautiful angel...fuhhh...baru sadar kalau ternyata anak itu sesuatu yang sangat berharga, mereka punya jiwa yang putih dan tugas kita sebagai orangtua untuk mengajarkan pada mereka gimana cara mengisinya supaya berwarna dan bagus.

tugas yang berat...tapi harus di tanggung!!!

yang kuat ya K


Perkedel Tempe

Bahan
250 gr tempe, kukus, hancurkan
1 sdt garam
1 sdm tepung kanji2 sdm air

Bumbu halus
3 siung bawang putih
2 siung bawang merah
5 buah cabe rawit
2 lembar daun jeruk nipis, iris terlebih dahulu
2 buah cabe merah
1 cm kencur

Proses
1. Aduk semua bahan
2. Ambil 1 sdm makan, bentuk pipih
3. Panaskan minyak
4. Goreng tempe sampai kekuningan, sesekali dibalik, dengan api sedang
5. Angkat, tiriskan, sajikan hangat

Catatan
Sajikan bersama cabe rawit
sangat dan lagi ingin nyoba bikin masakan ini, jadi ingat pas kemarin bikin *maunya kayak ini* tapi karena gak tau resepnya aku akhirnya bikin tapi dengan resep perkedel tahu, alhasil rasanya gak karuan banget..hehe, nanti masaknya sama sayur asem jawa...wuihhh..nyamleng tenan....

Friday, October 13, 2006

kabar gembira....anakku bisa ngomong 'mimi' sewaktu tadi pagi dia lihat botol susunya...aduhhhhhh senengnya, tapi waktu dia tak suruh ngomong lagi, eh dia yang dengan genitnya malu2, plungkar plungker bikin geli..hehe, anakku sayang...tambah sayang nih ibuk ma adek.

btw hari ini mentariku bikin aku bahagia, ternyata aku gak hanya memikirkan dari sebelah pihak. senengg banget kalau tau teryata mentariku masih ada....

satu step mendekati lobang...

Wednesday, October 11, 2006

lovely word


Tuhan yang Maha baik memberi kita ikan, tetapi kita harus mengail untuk mendapatkannya.
Demikian juga jika kamu terus menunggu waktu yang tepat, mungkin kamu tidak akan pernah mulai. Mulailah sekarang...
Mulailah dimana kamu berada sekarang dengan apa adanya. Jangan pernah pikirkan kenapa kita memilih seseorang untuk dicintai, tapi sadarilah bahwa cintalah yang memilih kita untuk mencintainya.

Perkawinan memang memiliki banyak kesusahan, tetapi kehidupan lajang tidak memiliki kesenangan. Buka mata kamu lebar-lebar sebelum menikah, dan biarkan mata kamu setengah terpejam sesudahnya. Menikahi wanita atau pria karena kecantikannya atau ketampnannya sama seperti membeli rumah karena lapisan catnya. Harta milik yang paling berharga bagi siapapun di dunia ini adalah...hati yang tulus mencintainya.

Thursday, October 05, 2006

Smua baik, smua baik
Apa yang tlah Kau berikan di dalam hidupku
Smua baik, amat teramat baik
Kau jadikan hidupku berarti...

thanks God for today, thanks for giving me this beautiful moment so I can realize that U are soo kind to me, thanks for everything, Luv U more and more *even I do many things that make U sad, and feel bad, sorry Father...

sesuatu menyadarkan aku betapa seorang manusia dalam menghadapi sesuatu yang di berikan Sang Penciptanya hanya bisa menerima dan berusaha. Baik itu berkah ataupun suatu sakit penyakit.

Bila manusia di berikan berkah yang berlimpah, kegembiraan, kebahagiaan semua terkumpul jadi satu, bahkan kadang lupa untuk bersyukur kepada Sang Pemberi. Namun apabila suatu musibah/penyakit di berikan, manusia meratap, dan selalu berusaha mendekatkan diri pada Sang Pencipta. Seyogyanya hidup itu harus seimbang, baik dalam suka maupun duka, jangan pernah lupa bersyukur dan bersyukur terhadap semuanya yang telah di berikan *walaupun susah bersyukur dalam kesusahan. Tapi memang itulah hidup, manusia hanya menjalani.

Kalau aku nanti seumpama di lahirkan kembali, aku ingin hidupku seperti sekarang..tapi akan ada beberapa bagian yang aku tidak mau lakukan..tapi pertemuan dengan pasangan hidupku, proses kelahiran anakku dan juga keluargaku..aku mau mereka semua ada dalam kehidupanku nanti...karena aku sangat bersyukur buat hidup yang Ka beri saat ini Bapa *walaupun aku -sebagai manusia-selalu merasa kurang dan kurang-mampukan aku untuk selalu mencukupkan diri dengan apa yang ada Bapa...amien!!!

Ku bersyukur buat kasihMu, Menyelamatkan hidupku, O Yesus, Tuhan dan Rajaku, Dengan apa kan kubalas, PerbuatanMu yang ajaib, Biarlah hidupku selalu menyenagkan hatiMu,
Betapa kagum kumelihat, perbuatan tanganMu, ajaib dan besarlah kuasaMu menyelamatkan hidupku, Sungguh ku tak dapat membalas besarNya kasihMu, O heranlah, O heran kasihMU..

Tx Father...

Wednesday, October 04, 2006

Glaukoma

Glaukoma adalah penyakit mata kronis progresif yang mengenai saraf mata dengan neuropati (kelainan saraf) optik disertai kelainan bintik buta (lapang pandang) yang khas. Faktor utamanya adalah tekanan bola mata yang tinggi.

Survei Departemen Kesehatan RI 1992 menunjukkan, angka kebutaan di Indonesia mencapai 1,5 persen dari seluruh penduduk. Glaukoma merupakan penyebab kebutaan nomor dua (0,2 persen) setelah katarak. Berbeda dengan kebutaan akibat katarak yang dapat dipulihkan, kebutaan akibat glaukoma bersifat permanen.

Mengingat fatalnya akibat penyakit glaukoma terhadap penglihatan, deteksi dini glaukoma untuk mencegah kerusakan saraf mata lebih lanjut menjadi sangat penting.

Ada empat jenis glaukoma, yaitu glaukoma primer sudut terbuka, biasa disebut glaukoma kronis atau pencuri penglihatan, karena pasien sering tidak menyadarinya. Pada umumnya mulai terjadi pada usia di atas 40 tahun.
Yang kedua adalah glaukoma primer sudut tertutup, yang banyak terjadi pada ras Asia, termasuk Indonesia.
Glaukoma ini terbagi akut dan kronis. Pada keadaan akut, sudut bilik mata depan akan tertutup se- cara mendadak, seperti selapis kertas yang menutup saluran keluar.
Akibatnya, tekanan bola mata naik tinggi tiba-tiba (akut).
Gejala klinisnya, seperti tajam penglihatan menurun mendadak, tampak pelangi bila melihat lampu, sakit di sekitar mata, sakit kepala, rasa mual sampai muntah. Bila tidak segera diobati menyebabkan kebutaan.
Untuk tipe kronis gejalanya mirip glaukoma sudut terbuka, bedanya adalah sudut bilik mata depannya tertutup. Namun, ini hanya dapat diketahui setelah pemeriksaan oleh dokter mata.
Jenis ketiga adalah glaukoma sekunder, yang dapat terjadi akibat kecelakaan atau trauma, obat tertentu (steroid), tumor, reaksi peradangan, dan pembuluh darah yang tidak normal (sering karena diabetes melitus).

Terakhir adalah glaukoma kongenital. Jenis glaukoma ini jarang terjadi, di mana sudut bilik mata depan terbentuk secara tidak normal sejak lahir. Orangtua akan melihat bayinya sebagai berikut: bola mata tampak lebih besar dari normal, kornea tidak jernih, takut melihat cahaya, dan keluar air mata bila kena cahaya. Orangtua perlu segera membawa anak dengan kelainan ini ke dokter.

Penyebab glaukoma

Penyebab tersering adalah tekanan bola mata di atas 21 mmHg (normal 10-20 mmHg). Tekanan di atas normal ini akibat cairan dalam bola mata yang berada di bilik mata depan tidak lancar mengalir keluar. Tekanan bola mata tersebut secara mekanik akan menekan serabut saraf mata sehingga terjepit.

Selain itu juga akan terjadi proses iskemia (jaringan kekurangan nutrisi dan oksigen) karena darah tidak mengalir dengan baik di daerah saraf mata. Terjadilah kematian sel-sel saraf mata.
Faktor risiko yang ikut memicu glaukoma selain perubahan tekanan bola mata adalah usia di atas 40 tahun, mempunyai keluarga yang menderita glaukoma, miopia, atau mempunyai penyakit sistemik seperti diabetes dan kardiovaskular.

Semua jenis glaukoma harus dikontrol secara teratur ke dokter mata selama hidupnya. Hal tersebut dikarenakan tajam penglihatan dapat menghilang secara perlahan tanpa diketahui penderitanya. Obat-obatan yang dipakai perlu dikontrol oleh dokter spesialis mata agar disesuaikan dengan kebutuhan pasien.

Satu hal yang perlu ditekankan adalah, bahwa saraf mata yang sudah mati tidak dapat diperbaiki lagi. Obat-obatan seperti obat tetes mata, obat makan, dan tindakan seperti laser dan bedah hanya untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dari saraf mata tersebut.
Obat-obatan

Pengobatan pertama penderita glaukoma adalah dengan pemberian obat tetes mata, kemudian pemberian tablet. Obat- obatan tersebut dapat menurunkan produksi atau meningkatkan pengeluaran cairan bola mata yang berada di dalam bola mata sehingga didapatkan tekanan bola mata sesuai yang diinginkan. Untuk mendapat- kan hasil terapi yang efektif, maka obat-obatan harus digunakan secara teratur dan terus-menerus.

Tidak jarang obat-obatan tersebut memberikan efek samping, terutama jika pemakaian dalam jangka panjang. Obat tetes dapat menimbulkan rasa perih, kadang-kadang disertai mata merah dan dapat menyebabkan tajam penglihatan terganggu. Namun demikian, efek samping ini biasanya akan hilang dalam beberapa waktu.
Efek samping yang jarang terjadi adalah perubahan detak jantung, detak nadi, dan perubahan pernapasan.

Obat-obatan berupa tablet sering menyebabkan rasa kesemutan pada ujung kaki dan tangan, rasa lemas, hilangnya rasa lapar, dan adanya batu ginjal. Penderita sebaiknya membicarakan adanya efek samping tersebut kepada dokter agar dapat dipertimbangkan pemakaian selanjutnya.

----------------------------------------------------------------------------------------------kemarin periksa mata di Rumah sakit mata AINI, karena udah 3 harian ini mata kiriku serasa berkabut, pusing, dan skleranya merah, trus ngelihat cahaya lampu seperti melihat pelangi. Hasil googling adalah karena tekanan bola mata yang naik. Woww..scarelah, takut kalau kena glaukoma, mana ada riwayat fam yang diabet lagi. dan satulagi, 4 bulan yang lalu i felt the same, dan dengan bodohnya aku(setelah d kasih tau dokternya tentunya)aku menggunakan obat cendo citrol. yang ternyata itu steroid(walupun juga antibiotik)yang mana malah lebih meningkatkan tekanan bola mataku.

O iya, hasil pemeriksaan, tekanan bola mataku 40mmhg. padahal normal 10-20mmhg khan!!Gosh!!Di kasih obat timol 2kali sehari dan azopt 3kali sehari, masing2 satu tetes. Mulai pengobatan kemarin siang. Hari ini hasilnya mata bag sklera sudah tidak merah dan pandangan berangsur2 baik, tanpa kabut!!!o iya, gara2 ini juga minusku naik dari setengah naik ke satu, trus yang kanan sih tetap 0,75 gt dehhh..padahal aku orang paling malas buat pakai kacamata..well, sekarang terpaksa lihat pc and Tv harus wearing my glasses.

well, temans, wish me better ya, dan ini bukan glaukoma...hiks..ngeri!!!